Syiar : Parenting

Nak, Berilah Kami Waktu Sejenak

Sabtu, 07 Juli 2018

          Kehidupan rumah tangga ibarat perjalanan panjang yang memerlukan peta, bekal dan waktu rehat. Seiring perjalanan waktu dan terus menerus menjalani hiruk pikuk rumah tangga dan terutama kehadiran anak-anak yang semakin menyita perhatian, tenaga, waktu dan pikiran, tidak sedikit pasangan suami-istri merasa tak lagi punya waktu berdua.

Quality Time Suami Istri

          Pilihan menyisihkan waktu berdua bagi suami istri setelah peran ayah ibu tersemat memang terasa tak mudah. Terlebih, saat anak-anak masih kecil, dan memerlukan hampir sebagian besar waktu kita – terutama ibunya – untuk mengasuh, mengawasi, mendidik dan menemani mereka bertumbuh. Kebanyakan keluhan yang mampir kepada saya menyatakan “Mana sempat lagi merawat tubuh, mana sempat lagi membaca buku, mana sempat lagi pergi berdua? Anak-anak nggak bisa ditinggal, tidak ada yang bisa dititipi anak-anak …” Dan itu memang ada masanya.

          Namun, jika mau mencari strategi, sebenarnya ada banyak kesempatan kita menciptakan quality time bersama pasangan di tengah semua rutinitas rumah tangga

1. Melakukan hobi bersama

 Mungkin, hobi kita dan pasangan tidak selalu sama awalnya, dan memang kebanyakan seperti itu. Suami-istri yang memberikan kesempatan pasangannya untuk menggeluti hobinya mungkin telah biasa. Kebutuhan akan eksistensi diri perlu difasilitasi juga meskipun telah menikah. Namun banyak saya jumpai, suami-istri yang akhirnya saling ‘menularkan’ hobi mereka pada pasangannya. Ada yang istrinya suka memasak dan membuat kue, maka suami juga akhirnya terampil juga di bidang itu dan menciptakan sinergi bisnis di bidang itu. Begitu pula dengan hobi olahraga, berkebun dan banyak hobi lain yang bisa disinergikan untuk menciptakan waktu berduaan dengan pasangan, syukur-syukur menjadi lahan bisnis berbasis hobi dan kegemaran.

2. Meminta bantuan pihak ketiga

 Quality time memang harus diciptakan. Jika kita beruntung hidup berdekatan dengan keluarga besar atau kita memiliki asisten rumah tangga yang kita percaya, tak usah sungkan sesekali meminta bantuan mereka untuk menjaga anak-anak dan menyelesaikan urusan domestik sejenak, sementara kita memiliki waktu berdua dengan pasangan. Tentu, tidak juga setiap saat kita melakukannya. Kita bisa merencanakannya jauh hari, misalnya saat milad pernikahan atau sebulan sekali, sehingga saat kita memiliki waktu berdua, kita bisa menggunakannya untuk me-refresh hubungan dan membincangkan ‘evaluasi perjalanan’.

3. Mengoptimalkan waktu aurat

Dalam Islam yang sempurna ini, sebenarnya telah Allah tetapkan waktu-waktu khusus yang disebut ‘waktu aurat’ untuk suami-istri yang tidak boleh diganggu privasinya. Tiga waktu aurat ini telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dalam firman Allah Ta’ala.

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ}

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari dan sesudah shalat Isya'. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS An-Nuur: 58)

          Di tiga waktu tersebut hendaklah kita para orang tua melatihkan pada anak-anak dan para khadimat kita untuk tidak mengganggu orang tua yang sedang berada di kamar di waktu-waktu tersebut. Mengoptimalkan tiga waktu tersebut menjadi cara untuk dapat rehat sejenak dan mengintenskan komunikasi. Perlu kita melatih anak-anak kita untuk meminta izin saat memerlukan kita di tiga waktu tersebut. Misal, mengetuk pintu kamar orang tua, meminta izin dan tidak mengganggu orang tua di tiga waktu tersebut. Sayangnya, kita sering terlambat mengenalkan waktu-waktu ini sehingga anak-anak kurang memiliki adab dalam meminta izin masuk kamar orang tua.

4. Memberdayakan anak-anak

Mengajak anak-anak memahami bahwa kita para orang tua memerlukan waktu ‘berdua saja’ tentu akan semakin mudah dengan berjalannya waktu. Anak-anak yang sudah mulai tumbuh lebih dewasa bisa diajak bekerja sama. Komunikasikan saja pada anak-anak bahwa kita memerlukan waktu berdua dan meminta izin juga pada mereka. []

    Belum ada komentar saat ini

untuk mengisi komentar anda harus memiliki akun diwebsite kami,
silahkan login terlebih dahulu
jika belum ada silahkan daftar di Register
  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
      • Dari Redaksi

        Pembaca yang budiman, sudahkah mensyukuri nikmat hari ini? Saat membuka mata di pagi hari, Allah masih membangunkan dan melihat keluarga ...
      • Talents Mapping Ajak Fokus pada Kekuatan

        Training dua hari ini terselenggara atas kerja sama Kunanta Consulting Solo dan Pathfinder Consulting Bandung. Hadir sebagai pembicara Rama Royani ...
      • RUU Negara Bangsa Yahudi Menuai Berbagai Kecaman

        Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Zeid bin Raad al-Hussein mengecam disetujuinya Rancangan Undang-Undang (RUU) Negara Bangsa Yahudi ...
      • Kemenag Luncurkan Aplikasi Haji Pintar

        Kementerian Agama telah merilis aplikasi Haji Pintar guna mendukung lancarnya pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/2018 yang jatuh pada bulan ...
      • Menara MUI Ditargetkan Selesai 2020

        Tasyakuran Milad MUI ke 43 diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan Menara MUI oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo ...
      • Isteri Belum Bisa Melayani karena Trauma

        Assalamualaikum wr wb. Ustadz, mohon nasihatnya. Kami telah menikah hampir enam tahun dan sudah dikaruniai Allah swt empat anak. Usia anak ...
      Desember 2018
      MSSR KJS
      1
      2345678
      9101112131415
      16171819202122
      23242526272829
      3031
      • 0
        9
        9
        5
        7
        9
        7
      • Pengunjung hari ini : 15
      • Total pengunjung : 235572
      • Hits hari ini : 33
      • Total Hits : 995797
      • Pengunjung online : 2