Syiar : Perspektif

Bisikan Jahat ke Dalam Hati

Kamis, 07 Juni 2018

Afifah Afra

Ketua FLP Pusat

 

Alkisah, angin badai dan angin sepoi-sepoi sedang bertengkar. Mereka sama-sama ingin menunjukkan mana yang paling hebat di antara mereka. Tercapailah kesepakatan, bahwa siapa yang bisa menjatuhkan seekor monyet dari pohon, dialah yang terhebat.

Si angin badai menggoyang dahan sekuat-kuatnya, hingga pohon meliuk-liuk nyaris tumbang. Namun, si monyet yang berpegangan sangat kuat, tak mampu dia jatuhkan dari dahan. Semakin kuat angin bertiup, pegangan si monyet semakin erat.

“Kini giliranku!” ujar si angin sepoi-sepoi. Dia pun menghembuskan angin lembut kepada si monyet, yang lama-lama akhirnya mengantuk dan tertidur, sehingga pegangannya pun terlepas dan si monyet pun terjatuh.

Dalam Al-Qur’an, khususnya surat An-Nas, kita mendapati istilah Al-Khannas, setan yang tugasnya ‘yuwaswisu fii shudurrinnas’, membisikkan kejahatan ke dada manusia. Bisikannya lembut dan membuat terlena. Al-Khannas ini bisa berupa jin dan manusia. Dan untuk berlindung dari kejahatan Al-Khannas ini, Allah menuntun kita untuk berlindung menyebut asma Allah sebanyak tiga kali: Qul a’u dhubi-robbinnaas, malikinnas, illahinnas.

Di dalam surat Al-Falaq, kita hanya menyebut nama Allah sekali, yaitu Robbil Falaq, untuk berlindung dari kejahatan makhluk-Nya, kejahatan malam yang gulita, penyihir dan para pendengki.

Bukan berarti kejahatan deretan makhluk itu tidak berbahaya. Tetapi ternyata, bisikan dalam hati itu sungguh lebih mengerikan, membuat kita teperdaya. Seringkali kita tidak menyadari bisikan itu sebagai kejahatan. Misal prasangka buruk, perasaan bangga berlebihan, perasaan paling hebat, meremehkan, merendahkan, kecemasan berlebihan, dan sebagainya.

Bisikan-bisikan jahat itu justru terasa sebagai kebenaran, sehingga kita tertipu dan tanpa sadar mengikutinya. Ya, bisikan jahat bagaikan angin sepoi-sepoi yang membuat kita terlena dan akhirnya remuk karenanya.

Mari kita berlindung kepada Allah, dari was-was yang ditebarkan Al-Khannas, yang senang membisikkan kejahatan di dada kita. []

 

 

    Belum ada komentar saat ini

untuk mengisi komentar anda harus memiliki akun diwebsite kami,
silahkan login terlebih dahulu
jika belum ada silahkan daftar di Register
  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
  • Lejitkan Indonesia dan Ikuti Lomba Film Pendek Syiar NH 2018

    Hasil penelitian We are social dan Hootsuite menyebutkan 132,7 juta masyarakat Indonesia menggunakan Internet dan 130 juta di antaranya aktif ...
  • LOMBA FILM PENDEK 2018

    Ketentuan Lomba Film Pendek “Lejitkan Indonesia dengan Caramu” 2018  1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 14 tahun. Dibuktikan ...
  • Ukuran Sepatu Kita Berbeda

    Sepatu terbaik adalah sepatu yang pas di kaki, pas ukurannya dan pas dengan postur kaki kita. Semahal apapun harganya, jika ...
  • Strategi Bersaing dalam Bisnis

    Mempertahankan usaha supaya tetap berjalan dan sehat juga tak kalah susahnya dari saat memulainya. Agar usaha Anda berkelanjutan dan memenangkan ...
  • Tongkol Lombok Ijo

    Ikan tongkol banyak mengandung nilai gizi yang baik untuk tubuh. Pastinya Anda pernah mencoba berbagai olahan ikan tongkol, bukan? Apalagi ...
  • Sehat Bersama Taiji Solo

    Taiji adalah salah satu jenis senam kesehatan yang berasal dari Tiongkok. Taiji terbagi menjadi berbagai gaya yang asalnya dari satu ...
Oktober 2018
MSSR KJS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
  • 0
    9
    5
    2
    8
    7
    9
  • Pengunjung hari ini : 249
  • Total pengunjung : 217663
  • Hits hari ini : 439
  • Total Hits : 952879
  • Pengunjung online : 1