Syiar : Move Up

Melipatgandakan Keberuntungan

Sabtu, 07 April 2018

Ahmad S. Ahid (@coachahid)

Trainer LMT Trustco

 

Apa itu keberuntungan? Pengalaman hidup yang berbeda akan memberikan arti yang beranekaragam. Ada yang mengatakan keberuntungan itu saat kita mendapatkan hasil yang banyak dengan usaha yang seadanya. Begitu juga jika seseorang terhindar dari musibah lalu ia mengatakan “saya sungguh menjadi orang yang paling beruntung”. Dan berbagai jawaban yang mengarah pada perustiwa membahagiakan yang seringkali tidak masuk akal.

Pasti selalu ada sebab kita mengalami keberuntungan. Meskipun akal pikiran kita belum mampu menghubungkan sebab-sebab itu. Kadangkala semua itu baru disadari setelah sekian lama, saat kita tersadar bahwa hidup ini rangkaian gerbong yang saling terkait.

Semakin Jujur, Semakin Beruntung

Coba resapi pertanyaan ini. Apakah harta yang kita genggam ini benar-benar milik kita? Apakah keluarga yang menemani hari-hari kita ini benar-benar kita miliki? Apakah berbagai fasilitas hidup ini benar-benar milik kita? Jawablah dengan hatimu dan jujurlah. Maka kita akan menjawab tegas, TIDAK.

Semua itu titipan, semua itu amanah, semua itu pemberian, semua itu pinjaman yang kelak akan diambil kembali oleh pemiliknya. Lalu apa yang tersisa dari kita? Adalah amal yang menjadi upah atas segala upaya menjalankan amanah. Ganjaran karena memposisikan diri dengan benar sebagai pelaksana titah langit. Beramal sesuai petunjuk. Berorientasi hidup sesuai tuntunan dan melaksanakan operasional kehidupan berdasarkan standart operasional procedure, dengan disiplin tinggi. Tidak menyeleweng dan tidak menambah-nambah. maka jadilah kita beruntung.

Semua fasilitas kehidupan ini bukan karena diri kita hebat. Bukan karena memiiki kemampuan manajerial yang canggih. Tidak semata ketangguhan diri mengahadapi berbagai masalah-masalah kehidupan. Tidak pula akses jaringan yang luas. Melainkan kita diberi keberuntungan. Semoga kita beruntung diberi kesadaran memahami kelemahan diri, dan jujurlah.

Kita beruntung diberi keluarga bahagia. Kita beruntung diberi rezeki yang melimpah. Kia beruntung diberi akal pikiran yang sehat. kita beruntung diberi kesempatan hidup. Dan kita beruntung masih diberikan keberuntungan.

Semakin kita memahami arti kepemilikan dengan penuh kejujuran maka kita akan merasakan keberuntungan itu. Maka syukurlah yang timbul. Dan mampu memposisikan diri sesuai yang dikehendaki Sang Pemberi keberuntungan.

Mengapa Beruntung?

Ada sebab yang menjadikan kita beruntung? Sebagai ilustrasi sederhana, seorang karyawan yang melakukan tugasnya dengan baik pastilah mendapatkan gaji sesuai kinerjanya. Bahkan jika kinerja melebihi dari standar perusahaan bisa ditambah bonus yang berlipat. Apalagi karyawan itu terus meningkatkan kinerja secara terus menerus, maka sang ‘BOS’ tidak segan-segan memberikan fasilitas yang sangat melimpah melebihi harapan karyawan tersebut. Maka kitapun mengatakan “sungguh beruntung karyawan itu”.

Keberuntungannya bukan tanpa alasan, kinerja yang baik akan dihargai dengan hasil yang baik pula. Kinerja yang buruk pastilah tidak akan mendatangkan keberuntungan.

Dari ilustrasi di atas keberuntungan hadir karena kinerja yang baik maka sang bos melimpahkan bonus bahkan dengan hitungan melebihi harapan karyawan. Dan begitulah kehidupan ini, kinnerja yang sering kita sebut amal harus dilakukan dengan landasan aturan yang benar, cara yang benar, dan target yang terukur.

Lipatgandakan Keberuntunganmu, Sekarang!

Memantaskan diri untuk menerima keberuntungan yang besar adalah cara  paling baik. Kepantasan diri menjadi prasyarat penting menikmati keberuntungan. Anda bayangkan jika Anda pemiliki warisan yang bernilai milyaran, tetapi tidak memiliki kapasitas mengelola warisan itu. Maka yang terjadi adalah kebangkrutan/rugi.

Mulaiah dengan melihat diri kemudian terus berproses menjadi pantas. Tidak usah melihat masa lalu yang Anda kira milik Anda. Fokuslah menatap keberuntungan masa depan dengan aktivitas positif yang terus tumbuh.

Dan selamat, Anda orang yang beruntung!

 

 

    Belum ada komentar saat ini

untuk mengisi komentar anda harus memiliki akun diwebsite kami,
silahkan login terlebih dahulu
jika belum ada silahkan daftar di Register
  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
      • Salam Redaksi

        Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh\r\n\r\nSubhanallah, walhamdulillah, wa lailaha illallah, wallahu akbar. Bapak-ibu, ayah-bunda, mari selalu menyebut asma Allah dalam tiap kesempatan. Dalam ...
      • Orang Tua, Jadilah Sahabat yang Dirindukan

        Manusia sebagai makhluk sosial akan selalu membutuhkan bantuan dan hubungan dengan manusia lain (homo homini socius). Dalam keluarga, setiap anggota ...
      • Sisi Lain

        Kehidupan sosial di dunia maya tidak kalah menarik dari asyiknya duduk di warung kopi bagi bapak-bapak, atau nongkrong di café ...
      • Percantik Kamar Tidur Anak dengan Mural dan Stiker

        Menghias kamar tidur anak tidak harus mengeluarkan anggaran yang besar. Anda tetap bisa mempercantik kamar tidur buah hati dengan bahan-bahan ...
      • Jangan Biarkan Gadget Mengambilalih

        Di mana-mana orang memegang gadget; saat berjalan di mall, di lorong pasar, di kampus, di rumah sakit, di ruang tunggu ...
      • Tahu Rambutan

        Bahan : 8 kotak tahu putih 4 siung bawang putih Merica bubuk secukupnya Garam dan gula secukupnya 1 1/2 sdm tepung terigu Mie yang mentah atau ...
      Juni 2018
      MSSR KJS
      12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      24252627282930
      • 0
        8
        7
        0
        5
        1
        3
      • Pengunjung hari ini : 218
      • Total pengunjung : 188777
      • Hits hari ini : 667
      • Total Hits : 870513
      • Pengunjung online : 5