Syiar : Samara

Laki-laki, Setialah dalam Janjimu (Bagian 2)

Sabtu, 07 April 2018

Cahyadi Takariawan

Konselor Jogja Family Club (JFC) dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Pusat

 

Janji Wonderful Family

Para laki-laki telah mendapat tanggung jawab kepemimpinan dalam keluarga, maka harus selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik bagi keluarganya. Agar keluarga selalu terjaga kebaikannya, hendaklah para suami berjanji kepada diri sendiri untuk melakukan hal-hal sebagai berikut.

  • Berjanji untuk berusaha memahami istri

Banyak kondisi dan situasi istri yang harus dipahami dengan baik oleh suami. Sejak dari hal yang sederhana dan sepele, misalnya, menyangkut waktu yang diperlukan oleh istri dalam urusan mandi, berdandan dan berpakaian. Memahami harapan istri, memahami kebutuhan dan keinginan istri, memahami hal yang menyenangkan dan tidak menyenangkan pada istri, hingga memahami kondisi dan situasi istri saat menstruasi.

  • Berjanji untuk memberikan perhatian pada istri

Para suami hendaknya selalu berusaha memberikan perhatian untuk istri, sesibuk apa pun dirinya. Sesuatu yang sangat sederhana atau dianggap kecil dan remeh oleh suami, bisa jadi besar dan penting bagi istri. Salah satunya alokasi waktu untuk istri. Suami mau memberikan waktu yang cukup untuk berkegiatan bersama istri, pasti istimewa. Sang istri merasa dinomorsatukan, merasa dirinya penting bagi suami.

  • Berjanji untuk memberikan cinta kepada istri

Rasa cinta antara suami dan istri memang bersifat fluktuatif. Kadang terasa begitu kuat menggelora, namun ada saat mengalami pelemahan bahkan hingga titik di mana tidak bisa lagi dirasakan kehadirannya. Maka cinta itu harus dihadirkan, dijaga dan ditumbuhkembangkan sebagai bagian yang utuh dan bukti dari kesungguhan hidup berumah tangga.

Tiap suami dan istri memiliki ‘bahasa cinta’ yang berbeda-beda. Tidak sama antara satu orang dengan orang lainnya. Setiap bahasa cinta, memiliki karakteristik dan tuntutan sikap yang berbeda pula. Mengekspresikan cinta sesuai tipe pasangan, maka rumah tangga anda akan  langgeng dan bahagia.

  • Berjanji untuk membantu kerepotan istri

Jika suami senang dan ringan membantu istri, bisa dipastikan istri akan merasa bahagia. Bukan saja merasa terbantu, namun juga membuat istri merasa tersanjung dan merasa dicintai suami. Senang membantu ini sesungguhnya sudah menjadi watak orang yang mencintai, bukan sesuatu yang sulit dilakukan.

  • Berjanji untuk memenuhi kebutuhan istri

Istri adalah sosok manusia yang sempurna, lengkap dengan segala potensi kemanusiaannya. Ia memiliki kebutuhan yang utuh untuk membuat keseimbangan dalam hidup. Istri tidak akan bahagia hanya dengan dipenuhi sisi materialnya saja. Istri juga tidak akan bahagia jika tidak boleh berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Begitu juga dengan kebutuhan ruhaninya, suami berkewajiban membimbing istri agar lebih mengenal dan dekat kepada Allah Yang Maha Pengasih.

  • Berjanji untuk sabar membimbing istri

Sebagai pemimpin, suami harus sabar membimbing dan membersamai sang istri untuk menjadi seseorang seperti harapan dan keinginannya. Suami harus mengkomunikasikan hal tersebut kepada istri, dan mendialogkan cara terbaik untuk mewujudkannya. Suami juga harus menyediakan sarana yang diperlukan agar istri bisa sesuai dengan harapan suami. Karena semua perubahan memerlukan sarana.

  • Berjanji untuk memberikan teladan

Keteladanan adalah cara yang sangat efektif untuk mengarahkan dan membimbing, agar semua anggota keluarga bisa menuju visi yang ingin dicapai. Semua kebaikan yang ingin diwujudkan dalam keluarga, harus diawali dengan keteladanan, dan suami adalah figur sentral dalam memberikan keteladanan.

  • Berjanji untuk menjadi pendengar yang baik

Karena istri adalah makhluk yang sangat verbal, ada kebutuhan untuk didengarkan. Suami hendaklah memberikan kesempatan kepada isteri untuk bercerita apa saja, berkeluh kesah apa saja, menceritakan apa saja. Dengarkan dan jangan melarangnya bicara. Jika istri merasa lega, ia akan optimal melayani suami. Ia merasa dicintai oleh suami. Dengan demikian istri akan bertambah baik dalam melayani dan berbakti kepada suami.

  • Berjanji untuk menerima kekurangan istri

Mungkin istri Anda cantik jelita, atau cerdas, pintar, brilian; sempurna di mata Anda. Namun begitu pastilah ia memiliki sisi kelemahan dan kekurangan. Itulah manusia, yang selalu memiliki dua sisi dalam kehidupannya. Positif dan negatif, baik dan buruk, kekuatan dan kelemahan. Justru di situlah letak ‘kesempurnaan’ manusia, bahwa mereka mendapatkan potensi yang utuh untuk dikelola secara baik dan benar.

  • Berjanji untuk siap berkorban untuk istri

Suami yang merasa lelah sepulang dari kerja yang menguras tenaga, sampai di rumah juga masih harus mengurus keluarga. Istri sudah berkorban lahir dan batin, jiwa dan raga. Suami semestinya menyediakan diri untuk mengorbankan apa pun demi membahagiakan keluarga, sepanjang tidak melanggar syariat agama. Karena  inilah konsekuensi dari cinta. Tidak akan ada cinta jika tidak ada pengorbanan. []

    Belum ada komentar saat ini

untuk mengisi komentar anda harus memiliki akun diwebsite kami,
silahkan login terlebih dahulu
jika belum ada silahkan daftar di Register
  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
      • Dari Redaksi

        Pembaca yang budiman, sudahkah mensyukuri nikmat hari ini? Saat membuka mata di pagi hari, Allah masih membangunkan dan melihat keluarga ...
      • Talents Mapping Ajak Fokus pada Kekuatan

        Training dua hari ini terselenggara atas kerja sama Kunanta Consulting Solo dan Pathfinder Consulting Bandung. Hadir sebagai pembicara Rama Royani ...
      • RUU Negara Bangsa Yahudi Menuai Berbagai Kecaman

        Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Zeid bin Raad al-Hussein mengecam disetujuinya Rancangan Undang-Undang (RUU) Negara Bangsa Yahudi ...
      • Kemenag Luncurkan Aplikasi Haji Pintar

        Kementerian Agama telah merilis aplikasi Haji Pintar guna mendukung lancarnya pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/2018 yang jatuh pada bulan ...
      • Menara MUI Ditargetkan Selesai 2020

        Tasyakuran Milad MUI ke 43 diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan Menara MUI oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo ...
      • Isteri Belum Bisa Melayani karena Trauma

        Assalamualaikum wr wb. Ustadz, mohon nasihatnya. Kami telah menikah hampir enam tahun dan sudah dikaruniai Allah swt empat anak. Usia anak ...
      Desember 2018
      MSSR KJS
      1
      2345678
      9101112131415
      16171819202122
      23242526272829
      3031
      • 0
        9
        9
        7
        4
        9
        6
      • Pengunjung hari ini : 81
      • Total pengunjung : 235733
      • Hits hari ini : 147
      • Total Hits : 997496
      • Pengunjung online : 1