Syiar : Kesehatan

“Buras”, Apakah Sama Dengan Panu?

Sabtu, 07 April 2018

dr. Siti Munawaroh

Poliklinik Nur Hidayah

 

Istilah “buras” berkembang di masyarakat untuk menyebut sebuah gejala penyakit berupa bercak putih pada kulit. Gejala ini mirip dengan penyakit jamur, tetapi 100% bukan jamur. Sepintas, bercak putih-putih di wajah tampak seperti panu, tapi anggapan itu tidaklah benar. Ada banyak penyebab yang bisa menimbulkan bercak putih di wajah, seperti Pityriasis alba, vitiligo, dan masih banyak yang lainnya selain panu.

Penyakit buras adalah kelainan kulit sejenis eksim dengan gejala utama berupa bercak-bercak atau sisik-sisik putih di kulit seperti pipi, dada bagian atas, lengan atas, atau tungkai bawah. Bercak putih penyakit buras berbentuk bulat atau oval serta bersisik dan tampak kering.

Dalam dunia kedokteran penyakit buras dikenal sebagai Pityriasis Alba, suatu bentuk dermatitis yang ringan. Gejala klinisnya berupa kelainan kulit berupa bercak putih (hipopigmentasi) dan bersisik menyerupai panu. Umumnya tanpa keluhan, tapi dapat juga kulit sedikit merah atau gatal. Kelainan ini biasanya terjadi terutama pada anak-anak dan remaja, yaitu pada usia 3 sampai 16 tahun. Namun dapat terjadi pada orang dewasa.

Penyebab Penyakit Buras

Penyebab Pityriasis Alba masih belum diketahui secara pasti, tetapi diduga erat kaitannya dengan kulit kering atau akibat kontak dengan bahan kimia. Penyakit ini merupakan tanda minor dari dermatitis atopik. Selain itu juga diduga berhubungan dengan paparan sinar matahari berkepanjangan.

Adanya riwayat asma, eksim, biduran, bersin atau pilek alergi dalam keluarga cenderung lebih rentan mengalami penyakit buras ini.  Sejumlah pasien anak mengeluhkan timbulnya penyakit buras setelah pergi berlibur ke tempat panas, atau karena anak yang sering beraktivitas di luar ruangan. Namun hubungan langsung antara paparan sinar matahari dengan timbulnya Pityriasis Alba masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Cara Mengobati Penyakit Buras

Penyakit buras dapat digolongkan sebagai penyakit kulit yang ringan tetapi cukup mengganggu penampilan, apalagi jika mengenai daerah wajah. Meskipun pada faktanya penyakit buras bisa saja sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu bulan hingga satu tahun, namun secara umum penyakit ini sulit disembuhkan dalam waktu singkat.

Pengobatan yang dipakai oleh dokter untuk penyakit buras pada prinsipnya bertujuan untuk menghilangkan bercak yang dinilai mengganggu tersebut. Biasanya diberikan salep kortikosteroid dosis rendah untuk mempercepat pengembalian warna kulit seperti semula, namun pemakaiannya harus dalam pengawasan dokter. Pelembab juga perlu digunakan untuk mengurangi sisik pada bercak terutama bila bercaknya di wajah.

Apabila dirasa kurang, dapat dibantu dengan terapi sinar (excilite laser). Terapi ini yang dapat dilakukan di klinik dokter spesialis kulit dan khusus menyasar area bercak sehingga kulit yang normal tetap terlindung.

Herbal untuk Penyakit Buras

Tidak banyak literatur yang membahas pengobatan herbal untuk penyakit buras, tetapi ada informasi bahwa penyakit buras dapat disembuhkan dengan air kunyit. Caranya, kunyit ditumbuk halus lalu diperas dan air perasannya dioleskan pada kulit yang terkena buras.

Saat Harus Menemui Dokter

Apapun penyebabnya, tentu bercak putih di wajah akan membuat kita tidak percaya diri untuk tampil di depan umum. Meski bukanlah penyakit atau kelainan yang serius, namun tetap dibutuhkan perawatan khusus. Untuk lebih memastikan penyebab bercak putih yang muncul pada kulit anak Anda, disarankan untuk menemui dokter. Hal-hal yang dapat Anda lakukan adalah memberikan pelembab pada kulit Anda dan menghindari paparan sinar matahari yang terik di siang hari.

Temui dokter spesialis kulit untuk memeriksa kulit Anda, terutama jika bintik atau bercak putih tetap menyebar, setelah melakukan perawatan selama beberapa minggu. Dengan rutin berkonsultasi dengan dokter, maka dokter akan merekomendasikan produk yang dapat mengembalikan warna kulit Anda.

Semoga bermanfaat. []

    Belum ada komentar saat ini

untuk mengisi komentar anda harus memiliki akun diwebsite kami,
silahkan login terlebih dahulu
jika belum ada silahkan daftar di Register
  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
      • Dari Redaksi

        Pembaca yang budiman, sudahkah mensyukuri nikmat hari ini? Saat membuka mata di pagi hari, Allah masih membangunkan dan melihat keluarga ...
      • Talents Mapping Ajak Fokus pada Kekuatan

        Training dua hari ini terselenggara atas kerja sama Kunanta Consulting Solo dan Pathfinder Consulting Bandung. Hadir sebagai pembicara Rama Royani ...
      • RUU Negara Bangsa Yahudi Menuai Berbagai Kecaman

        Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Zeid bin Raad al-Hussein mengecam disetujuinya Rancangan Undang-Undang (RUU) Negara Bangsa Yahudi ...
      • Kemenag Luncurkan Aplikasi Haji Pintar

        Kementerian Agama telah merilis aplikasi Haji Pintar guna mendukung lancarnya pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/2018 yang jatuh pada bulan ...
      • Menara MUI Ditargetkan Selesai 2020

        Tasyakuran Milad MUI ke 43 diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan Menara MUI oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo ...
      • Isteri Belum Bisa Melayani karena Trauma

        Assalamualaikum wr wb. Ustadz, mohon nasihatnya. Kami telah menikah hampir enam tahun dan sudah dikaruniai Allah swt empat anak. Usia anak ...
      Desember 2018
      MSSR KJS
      1
      2345678
      9101112131415
      16171819202122
      23242526272829
      3031
      • 0
        9
        9
        7
        5
        0
        4
      • Pengunjung hari ini : 81
      • Total pengunjung : 235733
      • Hits hari ini : 155
      • Total Hits : 997504
      • Pengunjung online : 1