Tsaqofah : tsaqofah 2

Ibu dan Peran Multitasking

Selasa, 14 Maret 2017

Perempuan dilahirkan dengan kemampuan multitasking yang cukup mengagumkan. Contoh sederhana, ketika mencuci (dengan mesin) seorang ibu mungkin akan nyambi memasak, menyapu, atau menggosok pakaian (bahkan ada yang sekalian melihat sinetron atau infotainmen). Empat atau lima pekerjaan dalam satu waktu bukan hal yang asing bagi perempuan.Tidak hanya tentang pekerjaan, juga kemampuan verbal. Apabila perempuan berkumpul/bertemu mereka akan sangat sulit kehabisan bahan cerita. Mulai dari kebutuhan dapur, harga sayuran, update fashion, berita terkini, pengasuhan bayi, sampai ke resep masakan andalan, hanya dalam satu kali duduk. Allan dan Barbara Pease, penulis buku Why Men Lie and Women Cry, mengungkapkan bahwa struktur otak yang mengatur kemampuan linguistik pada perempuan lebih berkembang dibandingkan dengan laki-laki.Dalam kehidupan keluarga, multitasking memiliki keuntungan tersendiri. Kemampuan ini juga membuat banyak ibu rumah tangga memiliki peran ganda. Ada ibu rumah tangga yang akhirnya memiliki pekerjaan baik di dalam atau luar rumah. Ada juga ibu rumah tangga yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang acapkali menyedot waktu dan tenaganya.Mungkin kita bisa melihat ibunda kita, Siti Khadijah ra. Sebelum menikah, Khadijah adalah seorang wanita yang aktif dalam dunia bisnis, bahkan pernah menjalin kerja sama bisnis ke negeri Syam. Setelah menikah, Khadijah tidak berhenti dari aktivitasnya. Bahkan harta hasil jerih payah bisnis Khadijah ra itu amat banyak menunjang dakwah di masa awal kenabian. Pada masa itu, belum ada sumber-sumber dana penunjang dakwah yang bisa diandalkan.Sejarah mencatat bahwa Khadijah ra dikaruniai beberapa orang anak dari Rasulullah SAW. Peran beliau menjadi seorang pebisnis, istri, pengokoh dakwah suami, dan juga ibu dari anak-anak Rasulullah menjadi bukti kemampuan multitasking-nya.Atau pada Ummul Mukminin Aisyah ra, seorang wanita cerdas, muda dan cantik yang kiprahnya di tengah masyarakat tidak diragukan lagi. Posisinya sebagai seorang istri tidak menghalanginya dari aktif di tengah masyarakat. Semasa Rasulullah masih hidup, beliau sering sekali ikut keluar berjihad di berbagai medan peperangan untuk mengobati para mujahid yang terluka. Sepeninggal Rasulullah SAW, Aisyah ra menjadi salah satu guru bagi para sahabat. Selintas dengan multitasking, terlihat seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secara efisien. Meski begitu, multitasking yang terus menerus tanpa jeda rentan menghadirkan efek yang kurang baik. Layaknya komputer, kemampuan multitasking seorang ibu perlu di-refresh agar tidak mudah error. Efek kurang baik tersebut antara lain:1. Menurunkan daya ingatFungsi otak dipaksa bekerja keras atau distimulasi secara berlebihan untuk memahami beberapa aktivitas yang sedang dilakukan. Otakpun kemudian tak bisa lagi membedakan mana yang lebih penting untuk dikerjakan saat itu, hingga akhirnya menurunkan daya ingat.2. Perasaan jadi tertekanBeberapa penelitian mengemukakan, seorang ibu cenderung memiliki konflik batin ketika melakukan dua atau lebih pekerjaan sekaligus. Kenapa begitu? Ibu dinilai punya ketakutan dengan komentar negatif lingkungan jika pekerjaan yang dilakukannya terlihat tidak beres. 3. Hasil tidak maksimalKetika segala pekerjaan ingin diselesaikan dalam satu waktu, hal ini otomatis membuat seorang ibu tidak fokus pada satu hal. Hal ini membuat ibu harus kembali ke satu pekerjaan yang tidak selesai, begitu seterusnya.4. Stres berlebihanKetika hasil pekerjaan tidak memuaskan, bisa saja seorang ibu mengalami stres berlebihan. Efeknya tidak baik bagi anggota keluarga lain, terutama anak-anak. Stres menyebabkan ibu mudah tersinggung, marah dan menangis.Karena pentingnya kehadiran kemampuan multitasking ibu di rumah, dibutuhkan support dari anggota keluarga lainnya, terutama suami. Sehingga ibu dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, tanpa harus mengalami penurunan daya ingat, perasaan tertekan dan stress berlebihan. Wallahu a’lam bish-shawab. (Ayu)

  • Terpopuler
  • Terkomentari
  • Terbaru
      • Meneladani Ibunda Imam Syafi’i

        H. Wiranto Ketua Yayasan Nur Hidayah Surakarta Bagi seorang muslim, salah satu cara membangkitkan energi positif guna mempertahankan idealisme dalam mengarungi ...
      • Kemuliaan Seorang Ibu

        Banyak lagu diciptakan dan dilantunkan untuk menggambarkan sosok dan pribadi seorang ibu. Kata-kata pujangga seolah tidak pernah habis melukiskan keindahan ...
      • Sakit Bukan Alasan Lari dari Amanah

        Masyarakat Kota Solo pasti tidak asing dengan sosok tamu kali ini. Wajahnya pernah menghiasi baliho dan spanduk-spanduk di penjuru wilayah ...
      • Ibu dan Peran Multitasking

        Perempuan dilahirkan dengan kemampuan multitasking yang cukup mengagumkan. Contoh sederhana, ketika mencuci (dengan mesin) seorang ibu mungkin akan nyambi memasak, ...
      • Ketika Ibu Sakit

        Banyak urusan rumah tangga yang menjadi tanggung jawab seorang ibu. Mulai dari memasak, membersihkan rumah, menyiapkan keperluan kerja suami dan ...
      • Doa Segera Mendapatkan Jodoh

        H. Kasori Mujahid Assalamu’alaikum Warohmatullahi WabarakatuhUstadz, saya seorang perempuan berusia 25 tahun dan sampai sekarang belum mendapat jodoh. Saya ingin bertanya ...
      November 2017
      MSSR KJS
      1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      2627282930
      • 0
        7
        6
        5
        0
        9
        6
      • Pengunjung hari ini : 87
      • Total pengunjung : 155687
      • Hits hari ini : 360
      • Total Hits : 765096
      • Pengunjung online : 2